h1

Julie Estelle: Once Upon a Time in Kuta, Bali

March 6, 2009
  • Karya cipta ini dilindungi undang -undang hukum alam gaib. Dilarang mengcopy-paste, mengubah isinya, atau mengaku-ngaku sebagai yang nulis. Para pelanggar dijamin akan mandul!
  • Cerita berikut hanyalah fiksi semata, jika ada kesamaan, mungkin sekali emang disengaja.

————————————-

Julia Estelle

Julia Estelle

Sunset di Kuta Bali memang luar biasa indahnya. Bulatan separuh matahari yang mulai terbenam memancarkan cahaya membara. Deburan ombak laut yang airnya seakan berwarna keemasan berkilauan, memukau siapa saja yang memandangnya. Tidak heran jika di sepanjang pantai Kuta, dipenuhi oleh para turis dan pelancong, yang semuanya sedang menikmati suasana romantis yang menyertai sunset. Diantara para turis dan pelancong yag memadati pantai Kuta, ada sepasang kekasih yang sedang duduk diatas pasir pantai. Keduanya duduk saling menyender, menempel layaknya bayi kembar siam yang enggan dipisah. Si gadis duduk agak menyender, sedangkan si pria merangkul si gadis, sementara satu tangannya membelai-belai rambut sang kekasih (kisah BB). Kalian mungkin akan mengenali mereka jika melihatnya, karena wajah mereka memang sering wara-wiri di televisi. Terutama si gadis yang bernama Julie Estelle, adik dari VJ Cathy Sharon ini adalah seorang bintang film dan sinetron yang cukup terkenal, dan sempat menakut-nakuti kita lewat film horor Kuntilanak dan beberapa film lainnya. Sementara si pria adalah kekasihnya; Moreno Soeprapto adik Ananda Mikola, seorang “pembalap” yang… ehmm… aduh… terus terang gue gak tahu prestasi dia apaan? Jadi lewat aja deh.

Keduanya memang sudah merencanakan liburan berdua ini sejak lama. Seharusnya keduanya sudah tiba di Bali sejak dua hari yang lalu, namun karena Julie tiba-tiba ada acara mendadak, sehingga ia baru tiba tadi siang. (kisah BB)

“Reno… sumpah indah banget yah sunsetnya” kata Julie.

“Hmmm…” gumam Moreno sambi menggaruk selangkangannya yang tertutup celana Jeans.

“Duh pengennya kita kayak gini terus, bahagia rasanya” kata Julie lagi, pandangannya menerawang setengah melamun.

“Ehmmm… gimana kalo kita balik ke kamar hotel gue sekarang. Mungkin kita bisa… hmm you know” birahi Moreno tampaknya mulai meninggi. Tangannya masih menggaruk selangkangannya.

“Oke deh, sebagai permintaan maaf karena aku baru bisa datang” Julie bangkit berdiri sambil tersenyum mengundang. Reno pun ikut bangkit dan keduanya berjalan menyusuri pantai menuju hotel tempat mereka menginap. (kisah BB)

”Jadinya kemaren kamu sendirian disini yah.  Oh iya, kemaren kamu ngapain aja?” tanya Julie sambil menatap wajah sang kekasih.

“Ehhh gak ngapa-ngapain, cuma jalan-jalan aja” kata Moreno. Tidak lupa tangannya masih menggaruk-garuk selangkangan.

“Lho kok?! Kamu dari tadi garuk-garuk selangkangan terus? Kenapa gatel yah?” tanya Julie khawatir.

“Eh ohh gak kok, gak apa-apa, ini, anu alergi kali” kata Moreno jelas tampak gugup.

Sebenarnya sebagai manusia biasa, wajar saja jika sang kekasih merasakan gatal pada tubuhya, tapi sikap Moreno yang gugup secara berlebihan, menerbitkan kecurigaan Julie, ia merasa Moreno menyembunyikan sesuatu darinya. (kisah BB)

“Reno… alergi apa emang? Udah diperiksa ke dokter belum?” tanya julie penuh selidik.

“Anu, kemaren aku makan udang bakar. Belum ke dokter sih… ntar deh” kegugupan Moreno makin nyata terlihat.

“Moreno Soeprapto! Kamu nggak bo’ong kan ama aku?! Kamu tahu kalau aku paling benci pembohong kan?” kata Julie.

Moreno tampak serba salah, ia tampak kebingungan sebelum akhirnya membuka mulut.

“Kalau aku jujur, kamu janji gak akan marah?” katanya sedikit memelas.

“Iya, kalo kamu jujur, pasti aku maafin, apapun kesalahan kamu. Because I love you sooo much” kata Julie lemah lembut.

“Oke deh… gini hmm…  sebenernya kemaren aku ketemu dan kenalan ama turis yang nginep di hotel yang sama ama aku. Namanya Kabira, dia turis dari Nigeria. Kita berdua ngobrol lama dan cocok, tahu-tahu malamnya, kita… hmm ML gitu, one night stand lah” kata Moreno takut-takut. (kisah BB)

“Apaaa! Lu gila, selingkuh ama negro! Lu ngekhianatin gue demi negro kampungan!’ kemarahan Julie langsung meledak. Teriakannya sempat menarik perhatian beberapa turis di sekitar mereka.

“Hsstt tenang dong Jul, lu bilang tadi gak akan marah kan! Kok jadi emosi gini” kata Moreno berusaha menenangkan Julie.

“Iya tapi gue kirain lu mau cerita apaan, gak tahunya mau nyombong lu selingkuh, keterlaluan…negro aja lu embat” kata Julie yang masih tampak kesal setengah mati.

“Gue minta maaf banget. Gue bener-bener bodoh udah selingkuh. Gue khilaf, please jangan marah lagi dong. You are the love of my life, gak akan ada cewek lain yang bisa ngisi hati gue selain kamu” Moreno berusaha merayunya.

Emosi Julie masih panas, tapi ia berusaha menahan diri. (kisah BB)

”Trus apa hubunganya cewek negro itu ama kamu garuk-garuk…” Julie tidak menyelesaikan perkataannya karena menyadari apa “makna” dibalik garukan itu. Reno kena PMS! (Penyakit Menular Seksual bro, bukannya Pra- Menstruasi Syndrome. Moreno kan bukan hermaprodite! Bukan kan?)

“Lu kena crabs (istilah buat kutu pubis alias Phitrus Pubis)” kata Julie.

“ehh kayaknya sih iya” kata Moreno.

“Dan lu bausan ngajak gue ML, padahal lu tahu lu kena crabs? Lu mau nularin gue?!” emosi Julie kembali meninggi.

“Eh itu… ” Reno tampak kehabisan kata-kata.

“Gila! bangsat banget lu yah!” kata Julie sambil mendorong dada Reno dengan kedua tangannya dan mulai beranjak pergi.

“Jul, tunggu mau kemana?” kata Moreno sambil berusaha meraih tangan Julie.

Julie Estelle mengibaskan tangannya yang dicekal Moreno. (kisah BB)

“No! Don’t… please, leave me alone. I need time to think. Sementara ini jangan dekati aku” Julie menatap mata Moreno tajam.

Julie lalu membalikkan badan dan meninggalkan Moreno yang masih terbengong tak tahu harus berbuat apa. Moreno pun hanya bisa menggaruk selangkangannya yang gatal.

*******

“Mand! Whisky on the rock-nya lagi! Eh make it double” Kata Julie Estelle, yang saat itu sedang duduk di  bar & resto di hotel tempatnya menginap .

”Wah mbak Julie, ini udah shot yang keempat lho mbak” kata Armand sang bartender mengingatkan.

“iya iya, aku tahu, udah tuang aja” kata Julie tidak sabaran. (kisah BB)

Armand pun menuangkan double whisky, dan memberikannya pada Julie, yang langsung menegakknya.

“Eh mbak ati-ati, itu whisky bukan sirup” kata Armand.

“Berisik lu ah, lu kan bartender, tugas lu ngelayanin gue, bukan gangguin gue” Alkohol jelas telah mempengaruhi kata-kata Julie.

Tanpa banyak kata, Armand langsung pergi melayani costumer lain. Hatinya sedikit tersinggung karena kata-kata Julie tadi. Maklum beberapa kali Julie pernah berkunjung ke bar itu sebelumnya, dan ia selalu ramah kepada Armand, sehingga timbullah rasa sukanya pada Julie. Kini mendengar bahwa Julie menganggapnya tidak lebih dari seorang pelayan, membuat sakit hatinya. (kisah BB)

Namanya sebenarnya adalah Suparman usianya 30 tahun, namun semenjak tiba di Bali dan bekerja sebagai bartender di situ ia mengganti namanya menjadi Armand, biar keren dan mirip Armand Maulana katanya. Sayang wajahnya lebih mirip vokalis Kangen Band, daripada vokalis band Gigi itu. Rasa suka yang berubah menjadi rasa benci menimbulkan satu niat jahat di dada Armand. Ia mendekati Syamsudin, alias Donny, waiter di bar itu. Donny ini selalu mengaku-ngaku mirip dengan Donny Sibarani vokalis Ada Band, padahal sumpah tampangnya lebih mirip Ian Kasela, daripada Donny. (kisah BB)

“Don, lu mau gini gak” kata Armand sambil menyelipkan jempolnya di antara telunjuk dan jari tengah.

“Lah lagi gak ada duit gue” kata Donny sambil membereskan gelas-gelas yang baru ia cuci.

“Yang ini gratis Don, bukan pecun. Artis lagi” kata Armand lagi. (kisah BB)

“Walah ngewe gratis?! Ama siapa? Dorce, apa mpok Atiek? He he he” Donny menganggap temannya ini hanya bercanda rupanya.

“Bukan, noh” kata Armand sambil menggerakkan kepalanya kearah Julie.

“Ah becanda luh Mand. Mana mau dia ama gue, ngimpi kali” kata Donny, tak percaya, tapi setengah mati tertarik.

“Bisa Don. Asal pake ginian” kata Armand sambil mengeluarkan bungkusan kecil dari dalam sakunya.

“Busyet, apaa tuh. Obat perangsang?” kata Donny sedikit takut-takut.

“Bukan. Ini Rohypnol, buat bikin teler doang. Lu tau kan Mr. Robins langganan disini, sebelum balik ke Amrik ia ngasih ini ke gue. Katanya di tempatnya obat ini sering dipake buat date rape soalnya selain bikin teler, yang minum juga bakalan lupa semua yang ia lakuin sewaktu teler. Jadinya aman Don. Gimana?” Jelas Armand. (kisah BB)

“Lah, itu sih perkosaan namanya. Gak mau ah, ntar gue masuk bui lagi” Kata Donny.

“Lah cemen luh Don. Udah gue bilang ini aman, gak bakalan apa-apa. Kalo gak gini kapan kita bisa ngewe artis coba? Jangan pecun doang yang lu garap, ntar kutilan loh” Ejek Armand coba membangkitkan minat Donny.

Donny tampak ragu-ragu dan berpikir keras. Namun tak lama kemudian iapun menggangguk tanda setuju, dan Armand pun tersenyum puas.

“Nah gitu dong, lu tenang aja, biar gue yang ngurus, lu tahu beres aja” kata Armand.

Ia segera menuangkan whisky kedalam gelas berisi es batu, dan memasukkan obat tersebut kedalam minuman itu. Ia lalu berjalan menuju Julie dan meletakkan gelas tersebut dihadapannya. (kisah BB)

“Apaan nih, gue kan belum mesen” kata Julie yang sudah setengah mabuk.

“Complementary drink, sebagai permintaan maaf saya karena tadi udah kurang ajar ama mbak Julie” Kata Armand sambil tersenyum palsu.

Tanpa berkata apa-apa Julie langsung mengambil gelas minuman itu dan menegak isinya, Armand pun mengawasinya sambil tersenyum. Julie sendiri sedang kalut pikirannya. Ia tidak mengira bahwa Moreno yang ia kira sangat kenal dan cinta, ternyata rela mengkhianatinya begitu saja dengan orang yang baru ia kenal.

“Dasar pria, dimana-mana sama aja, gak punya otak. Mikirnya pake selangkangan semua” desis Julie cukup keras. (kisah BB)

Julie pun kembali menenggak isi gelas berisi alkohol itu. Ahhh andai saja Julie bisa menghayati makna dibalik lagu “Mira Santika” milik bang Rhoma Irama, niscaya ia akan mengetahui bahwa jawaban dari sebuah permasalahan, tidak akan bisa ditemukan didalam sebuah botol minuman.

Tiba-tiba Julie merasa kepalanya pusing luar biasa, seakan ia sedang melihat goyang ngebor Inul yang memang selalu membuatnya mual. Tak lama kemudian Julie pun semaput diatas meja bar.

“Don, ayo, dia udah semaput tuh” kata Armand.

“Yah lu enak shift lu udah beres, gue belom izin bolos ama bos. Lu duluan aja deh” kata Donny.

“Ya elah bukannya dari tadi. Gue kan ngajak lu supaya bisa bantuin gue bawa dia. Kalo mesti gue sendiri, ngapain gue ngajak-ngajak lu!” kata Armand antara gugup dan emosi. (kisah BB)

“Tenang, tenang, ati-ati ayan lu kumat. Duluan aja deh Mand, ntar gue nyusul” Kata Donny sambil ngacir.

“Busyet dah ni Ian Kasela gadungan… gue embat juga lu lama-lama” kata Armand tanpa sadar modal tampang sendiri.

********

Dengan susah payah Armand memapah tubuh Julie menuju kamar hotelnya. Resepsionis hotel tidak banyak bertanya-tanya mengenai situasi itu karena memang Armand sering mengantar pulang tamu yang mabuk, langsung ke kamar hotelnya. (kisah BB) Setelah mengaduk-aduk tas tangan Julie, Armand menemukan cardkey kamar Julie dan membukanya. Ia pun memasuki kamar itu sambil memapah Julie yang masih tak sadarkan diri. Belum sempat ia menutup pintu, Syamsudin alias Donny sudah memasuki kamar itu.

“Busyet dah, pas udah nyampe aja nongol lu. Cape-capenya gak mau, pas mau enaknya langsung dateng. Dasar pendekar terima jadi lu!” Maki Armand dengan nafas ngos-ngosan.

“Ah lu, gitu aja nyolot, santai aja brur, ntar rematik lu kumat” kata Donny sambil ikut memapah tubuh Julie kearah tempat tidur. (kisah BB)

“Syeett dah, gue kagak ayan, gue kagak rematik! Satu-satunya penyakit gue cuma panuan doang, tauk?!”  Omel Armand sambil akhirnya menjatuhkan tubuh Julie keatas tempat tidur.

Sejenak mereka berpandangan sambil nyengir.  Julie saat itu memakai tank top berwarna merah jambu, rambut hitam terurai lurus, ihh memang lucu, rok mini jeans melekat hingga paha terlihat, suit- suit putih banget, pasti pake pelembab beauty white. Hingga akhirnya Armand duduk di pinggir ranjang dan tangannya meraba lutut Julie, kemudian naik ke paha menyingkapkan rok longgar yang dipakainya, disana tangan itu terlebih dahulu meremas-remas paha mulus sang artis. (kisah BB)

“Wuihhh mulus, alus, nggak kayak paha emak lu” kata Armand rupanya masih merasa jengkel terhadap Donny.

“Hahh kapan lu ngeraba paha emak gue?! Jangan-jangan lu bokap gue yang asli?!” Donny terkejut setengah mati.

“Busyet dah lu! Goblok sekampung dimakan sendiri! Gue Cuma nyindirrr, mana sudi gue raba-raba emak lu!” Armand semakin jengkel.

“Ahh emak gue juga gak akan sudi diraba-raba ama lu!” Balas Donny.

Saat mereka sedang asyik bertengkar, tiba-tiba terdengar suara ketukan di pintu kamar. Keduanya pun langsung terdiam. (kisah BB)

“Busyet, sapa tuh? Aduh gimana nih Mand, jangan-jangan satpol PP lagi razia?!”

“Goblok, emang kita PKL?! Biarin aja Don, ntar juga pergi” Kata Armand berusaha menenangkan.

Tapi sekian lama mereka tunggu, ketukan itu tidak juga berhenti, bahkan sesekali ditambah suara pria yang memanggil-manggil nama Julie.

“Syet, kagak pergi juga tuh orang. Kalo gini terus, bisa-bisa security hotel dateng Mand, ntar berabe kita!” kata Donny mulai panik.

“Ya udah kita buka aja pintunya, terus kita sergap orangnya, kita iket sekalian. Daripada ribut terus”, kata Armand.

Mereka pun bergegas  mempersiapkan sergapan mereka. Armand membuka kunci pintu dan membuka sedikit daun pintunya, sementara Donny bersembunyi dibalik pintu dengan bersenjatakan guci pajangan yang ia sambar dari atas meja. (kisah BB) Tak lama sesosok tubuh pun mendorong pintu hingga terbuka dan bergerak memasuki kamar.

“Jul…”

“Brangg!” suara guci yang pecah karena beradu dengan sebutir kepala yang baru saja nyelonong masuk.

Bruukkk! Kepala beserta tubuh itupun jatuh kelantai.

Armand segera memapah tubuh itu dan mendudukannya di kursi yang menghadap ke arah ranjang. Ia lalu mengikat erat tubuh itu dengan sobekan-sobekan kain seprai yang ia persiapkan. Sementara Donny kembali mengunci pintu dan membantu Armand mengikat erat tubuh itu. Setelah selesai keduanya berdiri puas melihat hasil buruan mereka. Armand mengunakan carikan kain seprai untuk menutup mata Moreno. Biarpun mereka goblok setengah mampus, tapi masih cukup pintar untuk menutupi identitas mereka. (kisah BB)

“Sapa nih Don? Lu kenal kagak?” tanya Armand.

“Lah ini kan pacarnya ono” kata Donny sambil menunjuk ke arah Julie yang masih tak sadarkan diri.

“kalo gak salah namanya Momon, kerjaannya sopir kalo gak salah” Tambah Donny lagi.

“Lho, pacarnya Julie tuh bukannya pembalap, namanya Moron kalo gak salah” bantah Armand.

“Ahh sapa bilang?! Kalo pembalap kok gak pernah gue liat naek podium?!” Bantah Donny tak percaya.

“Sok tahu luh! Lu nonton tv kan cuma kalo ada dangdutnya aja!”

“Eh apa-apaan nih! Siapa kalian?! Lepasin gue!” Rupanya  Moron, eh Moreno, udah sadar dari pingsannya.

“Diem lu! Berisik amat baru diiket doang, belom ditampol juga!” kata Armand sedikit panik.

“Eh lu tahu siapa gue?! Lepasin gak? Atau gue bakalan bikin hidup lu sengsara selamanya” ancam Moreno.

“Emang lu mau apa? Lapor ama bokap lu?! Ngadu, gitu? Cemen banget sih” ejek Armand.

“Iya lu mendingan diem aja, daripada gue umpanin ke si Mince, dia paling doyan tuh berondong kayak lu” kata Donny sambil tertawa-tawa.

Erangan Julie memutus tawa Donny.  Julie kini bangkit duduk sambil mengusap-usap pelipisnya. Matanya masih terpejam,pasti karena merasakan pusing yang amat sangat. (kisah BB)

“Walah busyet, dah bangun lagi! Aduh dosis obatnya pasti kurang tadi” Armand panik dan langsung menubruk Julie dari belakang, memelintir satu tangannya, sementara sebelah tangannya membekap mulut Julie. Diserang seperti itu Julie terkaget-kaget, dorongan adrenalin langsung mengusir pengaruh alkohol dan obat dalam darahnya. Ia pun sadar sepenuhnya. Ia melihat kearah penyerangnya, lalu satu orang yang tak ia kenal, hingga ke arah Moreno yang terikat di kursi. Ia hendak menjerit, tapi tangan Armand membekapnya erat.

“Diem lu! Jangan coba-coba teriak, atau gue bikin pacar lu jadi setengah laki-laki!” Armand memberi isyarat pada Donny.

Donny pun dengan segera membuka kancing dan resleting celana Moreno dan melambai-lambaikan pisau lipat yang ia bawa. Maksudnya sudah jelas, bahwa jika Julie melawan, maka anunya Moreno akan di… hiiii, sebagai cowok, gak tega gue bayanginnya. (kisah BB) Karena tidak ada pilihan, Julie pun mengangguk. Sambil tersenyum puas, Armand melepaskan bekapannya. Julie menoleh kebelakang dan langsung mengenali wajah Armand. Ia terkejut setengah mati.

“Kamu!! kalian mau apa? Duit, HP, kartu ATM, semua boleh kalian ambil, tapi lepasin kami berdua. Kami gak akan ngelapor ke siapa-siapa kok”, Julie memohon, Ia berpikir bahwa jika Armand berani memperlihatkan wajahnya, kemungkinan besar ia akan dibunuh untuk menghilangkan saksi.

“Yah itu juga nanti kita embat. Tapi yang pengen kita embat sekarang… “

Armand kembali mendekapnya dari belakang.  Dengan nafas memburu, ia menyibakkan rambut Julie, dan menciumi lehernya yang jenjang. Kedua tangannya pun langsung meremas- remas kedua payudara Julie yang masih tertutup tank top. (kisah BB)

“Ihh jangan, please lepasin” Julie berusaha meronta.

“Eiitt ngelawan nih, ngelawan? Don keluarin batangannya terus potong!” perintah Armand.

“Ihh ogah banget gue megang batangan orang! Lu aja yang potong!”, protes Donny.

“Busyet nih orang! Gue beri nih!” Armand kesal setengah mati. “Denger yah non, pokoknya nurut aja, ato gue yang potong tuh batangan dia” ancam Armand.

“Lu juga, gak usah ngelawan, ato teriak, ato gue bikin jadi kasim lu!” Tambah Armand kepada Moreno.

Pucatlah Moron mendengar ancaman yang paling menakutkan bagi pria manapun itu. Ia akhirnya hanya menundukkan kepala, sambil sadar sepenuhnya kejadian apa yang akan menimpa kekasihnya Julie. (kisah BB)

Armand segera menarik kepala Julie hingga mendongak dan menciumnya dengan semangat, dicumbunya gadis itu dengan penuh nafsu,  sampai terdengar suara-suara kecupan disamping desahan yang teredam, lidah Armand pun  menyapu segenap rongga mulut Julie, air liur nampak menetes dari sudut bibir Julie. Perlahan tangan Armand menelusuri paha Julie hingga akhirnya mencapai gundukan kecil di pangkal pahanya, iapun segera meremas-remasnya, sementara Donny  menelan ludah menyaksikan adegan tersebut. (kisah BB) Jari jari Armand menyusup lewat samping  celana dalam Julie dan merayap bagai ular yang mencari liangnya. Dan ketika menemukannya Jari-jari tangan itu mula-mula mengusap-usap belahannya,  yang seketika mulai terasa basah, jarinya lalu mulai merayap masuk untuk kemudian menikmati jepitan dinding-dinding vagina itu. Julie sendiri mulai menggelinjang tak karuan, apalagi  ketika Armand menggerak-gerakkan jarinya keluar masuk liang vagina.

“Don, tolong pelorotin celana dalamnya” kata Armand disela-sela ciumannya.

Seperti mendapat durian runtuh, Donny langsung mendekati Julie, kedua tangannya menyelinap kebalik rok Julie dan berusaha menarik celana dalam sang artis. Julie berusaha meronta untuk mencegahnya, tapi ia justru malah memudahkan usaha Donny. (kisah BB)

Celana dalam itu langsung bergerak menyusuri paha mulus Julie, melewati lutut, pergelangan, hingga akhirnya lepas, Donny langsung mencium cup celana dalam yang sudah agak basah tersebut dan menikmati aroma khas wanita yang terpancar.

“Hmmm…harum” desisnya

“Yang itu sih belum apa-apa, yang ini jauh lebih harum lagi” kata Armand sambil merenggangkan kedua kaki Julie selebar mungkin, sehingga vaginanya yang indah terpampang dengan leluasa. (kisah BB)

Mata Donny melotot seakan hendak meloncat keluar dari kepalanya. Apalagi ketika kedua tangan Armand, merenggangkan bibir vaginanya hingga menganga, memperlihatkan isi bagian dalam vaginanya yang merekah, berwarna merah muda, sungguh bisa meruntuhkan iman lelaki manapun yang melihatnya. Tangan Donny mulai menyentuh gumpalan payudara Julie yang masih terbungkus rapi oleh Tank top dan bra yang ia pakai.Donny pun mulai meremas-remas ke dua gumpalan daging itu dengan bernafsu, Julie mulai mengeluarkan desahan-desahan tak terkontrol yang menggoda, membuat nafsu birahi yang mendengarnya semakin tidak terkontrol. Tangan Armand pun menyelinap di balik tank top merah jambu itu dan langsung melepaskan cantelan bra di punggung Julie yang halus mulus. (kisah BB)

Donny langsung menarik tank top Julie hingga terbuka, ia juga menarik bra Julie, hingga sekarang ini, ia telah bertelanjang dada. Mata Donny melotot mengamat-ngamati dan mengelus payudara Julie yang berukuran sedang, dengan puting kemerahan serta kulitnya yang putih mulus. Tanpa menunggu lama diremasnya payudara Julie yang sebelah kanan.

”Anjrit, lembut gini, bagus banget toketnya …”Katanya sambil memilin-milin puting susu Julie.

Armand menggeser posisi duduknya dan membaringkan Julie. Payudaranya yang putih mulus dan menantang itupun langsung disambar oleh mulut dan tangan Armand. Bartender bejat itupun mulai merangsang Julie lagi dengan jilatan-jilatan di buah dadanya dan belum lagi remasan-remasan tangan Donny pada bukit vagina Julie. (kisah BB) Tanpa sadar, erangan pelan keluar dari mulut Julie.

“Jul, isepin kontol saya ” pinta Armand yang duduk selonjor diatas kasur.

“Gak, tolong jangan diterusin”, Julie masih mencoba memohon.

“Eh, sekali lagi lu nolak, gue potong separuh batangan pacar lu”, ancam Armand.

“Nggak jangan!” Julie berpikir, jika penis Moreno yang hanya 10 cm dipotong separuh, tinggal 5 cm dong! Jangan sampai dipotong!

Karena tidak ada pilihan, Julie pun merubah posisi, ia lalu berlutut diatas ranjang tersebut disamping Armand, lalu kepalanya turun, dan mendekati bagian selangkangan Armand dari arah samping kanan Armand yang masih duduk selonjor. (kisah BB) Tangan halus Julie pun bergerak menurunkan resleting celana Armand, sementara Armand membuka sabuk dan kancingnya. Tangan Julie lalu menyelusup kebalik celana dalam Armand dan mengeluarkan benda hangat didalam celananya itu. Begitu keluar dari sarangnya, penis itu langsung mengacung tegak, seakan-akan meminta untuk dielus dan diremas,  Julie sejenak  mengocok penis itu perlahan turun naik,sehingga membuat Armand yang merasakan kehalusan tangan Julie, semakin tidak dapat menahan nafsunya. (kisah BB)

“Kok dipegangin doang, diisep dong” kata Armand.

“Hhmmmm…” Julie pun mendekatkan mulutnya perlahan kearah kepala penis Armand, ia masih ragu-ragu menghisap penis yang menguar bau tidak sedap itu. Tapi  Armand langsung menekan kepalanya sehingga penis Armand langsung masuk kedalam kedalam mulut Julie.

“Sedot Non… Ayoooo!” perintah Armand

“Mmmmmmhhh… Mmmmmmmm” Julie pun mulai melakukan sedotan-sedotannya.

Armand membelai-belai rambutnya kemudian belaiannya beralih mengelus-ngelus pinggul Julie dan sesekali menamparnya perlahan.  Ia pun tersenyum senang karena mendapat servis yang selama ini hanya bisa ia impikan. Julie pun terus mengemut kepala penis Armand, dikeluarkan dan kemudian diemutnya lagi berkali-kali. (kisah BB)

“Jilat dong Jul” perintah Armand lagi.

Julie lalu dengan perlahan mulai menjilati kepala penisnya sesuai permintaan pria itu.Ia memasukkan penis itu ke mulutnya,dan memainkan lidahnya sehingga memberi sensasi luar biasa yang membuat Armand mengerang-erang. Rupanya posisi tubuh Julie yang sedikit menungging itu telah mengudang Donny untuk ikut-ikutan. Donny lalu merengkuh pantat Julie yang menungging indah, dan menjilati bongkahan pantatnya yang montok, bahkan terkadang membuka kedua bongkahan itu dan menjilati lubang anus Julie membuat pemilik tubuh indah itu semakin  menggelinjang. (kisah BB) Apalagi ketika mulut Donny menjilat turun dan menjilati vaginanya, lidah itu mula-mula bergerak turun naik disekitar belahan vagina Julie, lalu bergerak membor  masuk kedalam liang vagina itu, dan beraksi dengan ganas di daerah itu,Donny pun terkadang menyedot vaginanya hingga mengeluarkan suara-suara mencecap. Erangan Julie pun keluar tak tertahan. Armand pun tidak mau kalah, tangannya menjulur  meraih buah dada Julie yang menggantung, lalu meremas-remasnya hingga benda kenyal itu seperti membal-membal. Merasa titik-titik sensitif tubuhnya diserang habis-habisan seperti itu. Julie tidak tahan lagi, tidak lama kemudian, desahan halus terdengar di sela-sela oral seksnya, tubuhnya mengejang, matanya terpejam menikmati sensasi ini.

“Ohhh…ahhhhh….akkk” erang sang artis cantik.

Orgasme pertama telah melandanya. Cairan orgasme pun membanjir keluar dari vaginanya, membuatnya semakin becek. (kisah BB)

“Eh gila, baru gitu doang udah keluar! Gampang banget!” Donny terkaget- kaget.

Tapi yang lebih kaget lagi adalah Moreno yang dari suara-suara yan ia dengar, bisa menyimpulkan bahwa Julie telah orgasme. Mungkin sudah puluhan kali ia bercinta dengan Julie, tapi ia selalu saja kesulitan memuaskan hasrat Julie. Sedangkan sekarang ini, hanya dengan tangan dan mulut saja, Julie dengan cepatnya sudah orgasme! Diam-diam Moreno merasa terhina. Julie sendiri tidak tahu apa yang terjadi dengan dirinya, dipaksa melayani kedua orang ini dibawah ancaman, justru memberikan sensasi aneh yang begitu merangsangnya, hingga begitu mudahnya ia orgasme dan kehilangan kontrol diri. (kisah BB)

“Jul, naek sini”, perintah Armand sambil satu tanggannya menepuk pangkuannya, sementara satu tangannya lagi mengocok-ngocok penisnya.

Julie kembali meragu, bukan apa-apa hanya saja ia takut tidak bisa mengontrol dirinya sendiri, dan semakin menjatuhkan martabatnya didepan Moreno. Ia melirik sejenak kearah Moreno, dan Julie melihat ekspresi Moreno begitu sedih dan terluka. Julie tiba-tiba teringat akan pengkhiatan Reno, teringat akan ketidak-pedulian Reno yang ingin menidurinya, meski itu berarti akan menularkan PMS padanya. Amarah pun kembali menggelegak di dada Julie, dan melihat ekspres sedih Moreno, ia tiba-tiba terpikirkan cara untuk membalaskan rasa sakit hatinya. Yaitu dengan tidur dengan laki-laki lain seliar mungkin, didepan Moreno! (kisah BB) Senyum sinis tiba-tiba tersungging di mulut Julie, dan tubuhnya bergetar penuh amarah. Setelah berhasil menguasai diri, Julie lalu berjongkok di atas pangkuan Armand, ia memposisikan vaginanya hingga tepat berada diatas penis Armand yang berdiri tegak, dengan perlahan Julie mulai membimbing penis itu untuk memasuki vaginanya. Armand pun mengerang merasakan penisnya perlahan-lahan dijepit liang vagina Julie yang masih sempit. Sementara Julie menghayati kenikmatan yang ditimbulkan ketika dengan perlahan tapi pasti penis Armand terbenam sedikit demi sedikit ke dalam vagina Julie.

Setelah yakin arahnya sudah benar, Armand langsung menghentakkan pantat Julie turun dengan keras, sehingga amblaslah seluruh penisnyanya ke dalam vagina Julie. “Ahh… ah… ahh, ooohh, aduuhh” Julie mengerang tak keruan. (kisah BB)

“Gila, gila, uennak tenan, ohh… nikmatnya.” Balas Armand.

Julie kemudian menarik kepala Armand kearah buah dadanya, Armand pun langsung mengemut-ngemut putting payudara Julie. Julie pun memulai permainannya yang liar, pinggulnya bergerak-gerak  liar, bahkan berkali-kali ia memutar pinggulnya, gerakan-gerakan yang binal itu membuat Armand sedikit terperangah sekaligus meringis keenakan, Iapun melampiaskannya dengan meremas-remas dan menghisap payudara Julie yang tergantung didepan wajahnya. Julie pun mulai menggerakkan pantatnya, bergoyang berputar, kadang naik turun disepanjang penis tersebut. Dan ketika Julie mempercepat gerakan pantatnya, erangan Armand pun bertambah keras, dan ia pun sama-sama menggerakan pantatnya menyambut setiap hentakan Julie, sehingga semakin membuat Julie menjerit nikmat. Suara-suara becek pun terdengar keras. (kisah BB)

Di tengah goyangannya, Julie melirik ke arah Moreno,  wajahnya memerah menahan amarah, tapi ia tak sanggup melawan, jadi Reno hanya bisa makan hati menyadari kekasihnya diperkosa, dan menikmatinya! Julie merasa puas dalam hati, dan memperkeras erangannya untuk menambah panas Reno. Tapi rupanya goyangan Julie terlalu panas buat Armand. Apalagi libido Armand sudah kena doping karena Julie adalah seorang artis cantik yang selama ini ia kagumi. Akibatnya tak lama kemudian;

“Aahhhhh… “Arrgghhhhhhhh… ” kecrotttt… kecrotttttt, Armand menumpahkan spermanya didalam liang vagina Julie. Badan Armand pun langsung terbaring lemas. (kisah BB)

Donny yang melihat kawan seperjuangannya sudah mengibarkan bendera putih, langsung membuka celananya lalu mendekati Julie dari belakang. Ia dengan cukup kasar menarik tubuh Julie, membantingnya kesamping dan menindihnya. Tapi ia kecele, karena Julie justru mendorong tubuhnya kesamping lalu berbalik menindihnya, Julie pun berlutut mengangkang diatas selangkangan Donny.

“Eh tunggu- tunggu, yang merkosa itu saya atau kamu?” Donny sedikit kebingungan melihat perubahan sikap Julie yang begitu drastis.

Tanpa malu-malu tangan kanan Julie memegang batang penis Donny, diarahkannya kepala penis itu pada lubang Vaginanya. Perlahan ia menurunkan pinggulnya,bibir Vaginanya sedikit demi sedikit mulai terbuka menelan kepala penis Donny. Blesss! Penis Donny pun ditelan oleh vagina Julie. (kisah BB)

Donny pun menjerit kecil “Ouuuuuw… aduh, pelan-pelan dong”

Sementara Julie justru menggeram keenakan. Nafasnya seperti tertahan, matanya melotot kemudian terpejam rapat. (hue he he, terbulak) Julie pun kembali melancarkan goyang ngebornya yang tadi telah meng-KO Armand dalam hitungan menit. Tapi rupanya Ian Kasela gadungan ini lebih perkasa dari vokalis Kangen Band gadungan. Ia tampaknya bisa mengimbangi goyangan hot Julie. Sampai 15 menit kemudian, keduanya masih berpacu dalam melodi, eh, berpacu dalam nafsu.

Selama itu Armand tidak tinggal diam, ia mengambil rekaman video dari adegan hot didepannya itu dengan menggunakan HP-nya, dan ketika kapasitas memory card-nya telah penuh, ia lalu menggunakan HP Donny untuk memfoto adegan persetubuhan Julie dengan Donny. (kisah BB)

Setelah selesai, Armand yang merasa malu karena sudah di-KO dengan mudah tadi, kini bersiap untuk membalas dendam. Satu tangannya memegang batang penisnya yang telah kembali siap bertempur.

“Don, buruan, gue pengen balas dendam nih” kata Armand tidak sabar.

Mendengar perkataan Armand, Julie menoleh kebelakang, lalu dengan tersenyum menggoda, ia membuka kedua bongkahan pantatnya, memperlihatkan lubang anusnya.

“Masukin sini aja mang, biar rame” katanya.

“Wuiss beneran nih boleh garap pantatnya?! Saya terima deh”, Armand tersenyum senang.

“Julie!! Jangan gila kamu! Apa-apaan sih kamu? Kelakuan udah kayak lonte aja! Diperkosa kok enjoy!” Moreno berteriak-teriak histeris ketika mendengar perkataan Armand tadi. Meskipun matanya maih tertutup kain, ia menyadari apa yang sedang  dan akan terjadi. (kisah BB)

Ia benar-benar shock, karena sejak lama ia selalu meminta Julie untuk memperbolehkannya menyodomi Julie. Tapi ia selalu menolak dengan keras, bahkan terkadang memarahinya. Sekarang malah Julie yang meminta untuk disodomi! Ini benar-benar gila. Setan apa yang telah mempengaruhi Julie! Pikirnya dalam hati.

“Syet berisik banget! Eh diluaran elu boleh petatang-peteteng sok jago, ngandelin duit bokap lu. Tapi disini lu nggak ada apa-apanya. Jadi lu diem aja, daripada ntar gue kebiri” Tandas Armand.

Ia lalu menahan tubuh Julie yang masih bergoyang liar, ia meludahi lubang anus Julie dan menusukkan jari tengahnya hingga amblas setengahnya. Julie pun menggoyangkan pantatnya, karena merasa sedikit sakit. Armand lalu mencabut jarinya dan menempelkan ujung penisnya di belahan pantat Julie, lalu perlahan ia mulai menggoyangkan pantatnya berusaha memasukkan kepala penisnya. Tapi karena sempit, kepala penisnya justru meleset ketas dan kebawah. (kisah BB)

“Busyet susah amat” kata Armand.

Tapi ia terus berjuang, maju terus pantang mundur, sehingga akhirya ujung kepala penisnya mulai menusuk ke dalam anus Julie, senti demi senti, dengan perlahan tapi pasti batang penis itupun menerobos masuk ke dalam lubang anusnya, tubuh Julie pun mengejang karena anusnya terasa penuh sesak dengan masuknya penis Armand.  Apalagi ketika tiba-tiba laki-laki itu menghentakkan dengan keras pantatnya sehingga seluruh batang penisnya amblas masuk ke dalam lubang pantat Julie, dan Julie pun menjerit antara nikmat dan sakit.

Sebenarnya Julie tahu betapa sakitnya disodomi, tapi ia juga tahu bahwa ini akan semakin menyakiti hati Reno, jadi ia menahan rasa sakit dan berusaha menikmatinya sebisanya. (kisah BB) Donny yang mengerti situasi, langsung menyambar payudara Julie yang tergantung didepan wajahnya, ia langsung menjilati, menghisap, dan meremas-remas payudara sekal itu. Penis Donny pun menggempur vagina Julie dengan kecepatan tinggi, sehingga nafsu Julie kembali meninggi, dan desahan nikmat pun kembali keluar dari mulut Julie.

”Ahh, ahh, ough… terus, terus… ooogh… nikmat, nikmat, nikmat, ahh…”

Kedua penis itupun bergerak keluar masuk dengan cepatnya, seolah berlomba siapa yang paling cepat mencapai orgasme. Bagian bawah tubuh Julie benar-benar terasa sesak karena dipaksa menampung kedua penis super itu. Belum lagi kedua payudaranya yang terus menerus dihisap dan diremas-remas Armand. (kisah BB) Akhirnya, 10 menit kemudian, tubuh Julie mengejang dengan keras sambil menjerit nikmat, tangannya langsung meremasi rambut  di kepala Donny. Banjir cairan pun kembali terjadi, membasahi penis Donny, turun ke selangkangan hingga jatuh ke atas ranjang. Entah apa yang dipikirkan cleaning service nanti ketika membersihkan sisa hasil “pertempuran sengit” ini.

“Aahh… ooogh…” Julie pun telah mencapai klimaksnya yang kedua.

Setelah beberapa menit, kedua laki laki itu tidak tahan lagi, genjotan mereka semakin keras, sehingga membuat tubuh putih mulus Julie yang terjepit itu, hanya bisa melonjak-lonjak tak keruan. Armand dan Donny pun tidak lagi dapat menahan semburan lahar panas yang mendesak diujung kepala penis mereka. (kisah BB) Hampir bersamaan mereka orgasme.

“Juliie cantiiikkkk!”

“aannjrriitt..nikmatnya”

Erang keduanya sambil memuntahkan sperma mereka masing masing, didalam vagina dan anus Julie. Julie pun terpejam menikmati semburan ganda didalam tubuhnya itu. Untuk sesaat ketiganya terdiam dalam posisi seperti itu. Seperti layaknya keju putih yang diapit dua roti bakar hangus. Nafas mereka bergerak seirama, menghayati sensasi kenikmatan yang baru saja melanda mereka. Armand pun mengangkat wajahnya, ia lalu membelai wajah cantik Julie yang seperti berkilauan dihiasi keringat. Gadis itu tampak begitu cantik dan murni namun sekaligus tampak sensual dan menggoda, kombinasi yang mematikan. (kisah BB)

Julie berpikir, entah apa yang akan dipikirkan para wartawan dan fansnya jika mengetahui bahwa ia baru saja diperkosa oleh seorang bartender dan waiter, dan ia menikmatinya!  Iapun  tersenyum dalam hati. Armand akhirnya bangkit dan mencabut penisnya yang mulai mengkerut dari dalam anus Julie. Tetapi sebaliknya Donny masih asyik meremas-remas dan menghisap payudara Julie yang mengkal.

“Don! Syet cepetan pake baju! Kabur kita!” Armand dengan terburu-buru memakai pakaiannya.

“Aduh lu duluan aja, ntar gue nyusul” desah Donny, cuek.

“Iya nyusul, nyusul ke bui! Goblok banget nih orang! Ayo buruan” Setelah selesai berpakaian Armand pun langsung mengaduk-aduk tas tangan Julie, mengambil uang cash yang ada didalam tas tersebut. Ia juga mengambil uang cash dari dalam dompet Moreno, sementara HP dan kartu ATM dan kartu kredit semua ia tinggalkan. Tentu saja karena yang ia cari sejak awal bukanlah uang, tapi si artis cantik Julie Estelle. (kisah BB)

Setelah siap kabur, Armand mendekati Julie yang masih duduk patuh diatas ranjang. Sambil melambai-lambaikan HP ditangannya ia berkata.

“Inget, jangan bilang… “

“Jangan bilang siapa-siapa, kalo nggak rekaman video itu akan tersebar di Internet, dan karir dan reputasi gue akan ancur” Julie memotong omongan Armand.

Armand melongo dengan mulut terbuka.

“Itu kan yang mau lu bilang? Basi banget, gak ada ancaman lain apa? Kebanyakan baca cerita seru di internet sih lu” kata Julie santai.

“Ehhh… yah…  gitu deh. Syukur kalo udah tahu”, kata Armand sambil garuk-garuk kepala.

“Ehh…  makasih ya… “, katanya sambil membalikkan badan dan keluar dari kamar hotel itu, diikuti Donny.

Sesampainya diluar ia menepuk jidatnya sendiri. (kisah BB)

“Waduh goblok, ngapain juga gue bilang makasih?! Aduh bener-bener salting gue” kata Armand.

“Emang.  Gue juga. Pemerkosaan yang aneh… ” balas Donny tak kalah kebingungannya.

Mereka berdua pun langsung angkat kaki dan angkat badan, kabur!

********

Di dalam kamar hotel, Julie memakai kembali pakaiannya, lalu membuka ikatan Moreno. Begitu lepas, Moreno langsung meloncat bangkit, ia lalu langsung menggaruk-garuk selangkangannya yang dari tadi udah terasa gatal luar biasa, sampai merem melek ia menggaruknya. Setelah selesai ia lalu berlari keluar kamar mencoba mengejar Armand dan Donny yang telah kabur. Tapi karena tidak bisa menemukannya ia lalu kembali ke kamar Julie. (kisah BB)

“Jul, lu kenal mereka kan?! Siapa mereka?! Biar gue mampusin mereka”, kata Moreno geram.

“Mampusin? Oh dah jadi jagoan lu? Gak inget kalo barusan lu diiket gak berdaya kayak kambing kurban?” kata Julie santai sambil membenahi kopornya. Ia sudah memutuskan untuk kembali ke Jakarta.

“Kamu kok gitu sih ngomongnya? Apa kamu gak marah atas perbuatan mereka?!”, kata Moreno.

“Marah sih… tapi lebih marah lagi kalo liat tampang lu” katanya dingin.

“Jul! kamu masih gak bisa maafin gue masalah Kabira? Please Jul, jangan kemakan emosi kayak gini” kata Moreno lagi.

“Emosi? Gak ah, biasa aja. BTW mulai sekarang, kita putus! Makan tuh kutu!” kata Julie sambil bergegas keluar kamar sambil membawa kopernya.

Mendengar itu, emosi Moreno langsung naik.

“Fine! Kita putus! Gue juga gak mau pacaran ama perek kayak lu!” teriak Moreno emosi.

Setelah tinggal sendiri didalam kamar itu, Moreno jatuh terduduk di lantai. Ia tidak habis pkir, bagaimana mungkin hanya dalam hitungan 2 hari saja, hidupnya bisa berubah begitu drastis. Ia mengangkat tangan hendak menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal, tapi batal, dan berbalik menggaruk-garuk selangkangannya yang memang gatal. (kisah BB)

The End

By : Raito Yagami

Sumber : Kisah BB

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: