
Nightmare Sexploitation 2
April 26, 2010SCENE 4 : Changing Plan
Hari Kedua.
Bandara. Pukul : 09.45
Luar Biasa! Dengan basic model, rupanya Fanny memang sudah sangat ahli merias dirinya. kini tak terlihat lagi Fanny yang acak-acakan seperti beberapa menit yang lalu. Di depan kaca kamar mandi sebuah restoran cepat saji dalam bandara ini kini berdiri seorang wanita yang cantik dan cerah memukau. Apalagi dibalut blazer dan rok span diatas lutut membuat Fanny menjelma menjadi seorang wanita feminim, anggun dan dewasa. Jika ada mahasiswa di kampusnya yang sebelumnya tidak mengenal Fanny sebagai mahasiswa, mungkin mereka akan menyangka ia adalah dosen baru di kampus tersebut. Fanny tersenyum puas. Kecantikan lahiriah yang begitu sempurna, yang kadang ia syukuri sebagai berkah, namun kadang disisi lain ia anggap sebagai musibah. Berkah karena ia bisa memperoleh kemudahan dan penghasilan yang cukup besar kecantikannya ini. Read the rest of this entry »

Behind the Mask of Celebrity 1: Betrayal
April 26, 2010Gadis Manja Group, mempersembahkan :
Sebuah karya dari Diny Yusvita. Usul cabul artis oleh Boris.
Skenario, Sutradara & Tawa mesum by : Yusvita Corp. Tbk.
Special Thanks to Bang Shu, Bang Ninja Gaijin for your sweet support ‘n pembaca yang selalu setia mengikuti karya buatan gw. Love u, Muaach…!.
|||||||||||||||$||||||||||||||
‘Eh, ladies night nih…janjian yuks ?’.
‘Ok, ketemuan di Dragon Fly yach !’.
|||||||||||||||$||||||||||||||
Ting !, seorang gadis cantik berkacamata hitam keluar dari elevator, memasuki sebuah ruangan yang ramai pengunjung. Ia berjalan menuju tempat yang lebih privacy, guna menghindari sapaan. Di samping memang sudah reserve sebelumnya. Dua gadis yang tak kalah cantik tersenyum melihat kedatangan gadis tersebut, lantaran cukup lama menunggu. Mereka saling sapa dan bertukar pipi, sebagaimana sahabat yang jarang bersua, terpisah oleh kesibukan dunia. Setelah memesan minum, curhat ria pun di mulai. Suasana dihias pantulan cahaya warna-warni bak pelangi, serta alunan musik R&B.
“Liv, gimana…lo kok jarang keliatan di sinetron ? sambil main layar lebar khan bisa ?” tanya Arumi, seraya melipat Oakley gayanya.
“Iya nih BT, padahal gw udah minta ke om Ra’am…tapi dia bilang giliran, nanti kalo ada sinetron yang turun rating dan di-close katanya” sahut Olivia.
Read the rest of this entry »

Nightmare Sexploitation
April 26, 2010PROLOGUE :
From Original Writter : Mr. Shusaku
Wah satu lagi nih franchise Nightmare Campus, saya baca idenya bagus sekali, bro Pendekar Maboek dengan jurus dewa maboknya mampu membuat kita terlena nih. Semoga franchise ini bisa menghibur mupengers sekalian.
From Re-writter : Pendekar Maboek
Judul dari cerita ini tentu sudah tidak asing lagi bagi mereka-mereka yang sudah sering mondar-mandir di website KBB (Kisah Beauty and the Beast). Cerita ini memang dibuat berdasarkan pada serial legendaris Nightmare Campus dengan Imron sebagai tokoh utamanya. Keinginan menulis ulang cerita ini sebenarnya telah muncul beberapa tahun yang lalu di awali ketika saya secara tidak sengaja menemukan salah satu seri dari serial Nightmare Campus melalui mesin pencari google. Dari sana saya berusaha mencari sambungan cerita tersebut sampai akhirnya menemukannya secara utuh di website KBB. Cuma satu komentar saya setelah selesai membacanya secara utuh yaitu : “Deam… These are good stories!”.
Berdasarkan kekaguman pada serial ini, saya lalu iseng mencoba mencorat-coret cerita Nightmare Campus dengan menggunakan versi saya sendiri sambil menunggu kelanjutan versi original dari penulis aslinya. Namun tak disangka tak diduga, suatu hari saya ternyata bisa berkomunikasi langsung dengan penulis asli dari serial Nightmare Campus, Mr. Shusaku. Kesempatan ini pun saya pergunakan untuk mengutarakan keinginan merilis hasil corat-coret saya ini. Rupanya keinginan saya tidak bertepuk sebelah tangan dan cerita yang berjudul Nightmare Campus : Eksploiting The Slaves ini pun akhirnya terwujud.
Maka pada kesempatan ini saya ingin berterima kasih kepada Mr. Shusaku atas lisensi, sumbangan ide serta keikutsertaannya menyumbang sedikit corat-coret pada cerita ini. Dengan dirilisnya cerita ini, maka lisensi yang telah diberikan kepada saya dengan ini secara simbolis saya kembalikan lagi sepenuhnya kepada Mr. Shusaku. Dan sebagai penutup saya ucapkan semoga serial Nightmare Campus bisa terus berlanjut dengan seri-seri dan tokoh-tokoh baru yang tentu akan semakin menarik untuk diikuti.
All crews ready, cameras are rolling, and 3… 2… 1… ACTION…!!!
*******************************
SCENE 1 : The Beginning
Hari Pertama.
Di sebuah rumah. pukul : 09.15
Dengan mata yang masih berat Fanny meraba-raba ke arah meja kecil yang berada di samping ranjang. Masih dengan setengah sadar ia berusaha mencari ponselnya yang terus saja berbunyi dan mungkin sudah dari tadi berbunyi. Sumber suara tersebut terdengar dari bawah ranjang. Cukup lama juga Fanny meraba-raba kolong ranjang untuk mencari ponselnya. Akhirnya dalam keadaan mata masih setengah terpejam Fanny berhasil menemukannya.
“Halo…”, sahut Fanny dengan suara serak.
“Pagi sayang, lagi ngapain nih?”
“Sapa neh?”, Fanny mengusap-usap matanya berusaha meningkatkan kesadarannya. Sekilas ia melihat jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 9 pagi lebih.
“Ini Pak Dahlan”.
Read the rest of this entry »


